Genangan Air
Anak Penyamun di Sarang Perawan
Sang Waktu
by Darminto M Sudarmo
Yang Tersingkir
by Darminto M Sudarmo
Guru dan Murid
Sang Guru
by Darminto M Sudarmo
Tukang Cukur
Ciuman Maut Raden Antarja
by Darminto M Sudarmo
Iklan Duka Lara
Buruh Bangunan
by Darminto M Sudarmo
Balada Si Anak Tunggal
Kalabendana Gim
by Darminto M Sudarmo
Uang
by Darminto M Sudarmo
Diplomat Kresna Ngamuk
Penipu Tertipu
Sang Pelukis
The Woman Driver
by Darminto M Sudarmo
It was a stinking hot day, with the sun burning down relentlessly and dense clouds of dust whirling about, as everybody tried to fan away the choking pollution.
Srikandi kept her cool as she sat astride her motorbike. She was the only woman in the group, and she was also the only women who made her living driving an “ojek”. An “ojek” was a motorbike commonly used in Indonesia to transport passengers cheaply.
Ani dan Rose
by Darminto M Sudarmo
Hardi mengetuk pintu berkali-kali. Sepi. Tak ada sahutan dari dalam. Ia menghela nafas berulang-ulang. Peluhnya masih berleleran di sekitar dahi. Denyut jantungnya juga berdetak tidak keruan. Aneh, pikirnya, malam Minggu begini kemana si Ani? Kemana orang tua Ani? Tapi lampu yang tak begitu terang tetap menyala dengan kelengangan rumah. Tergantung di ruang tamu sendiri.
Sang Pemabuk
by Darminto M Sudarmo





