by Darminto M Sudarmo
DI
sudut kota, dekat sekali dengan tumpukan sampah yang menggunung aku buka
praktek. Letak yang kupilih, atau lebih tepat terpaksa kupilih, memencil.
Hampir diabaikan orang. Tenggelam oleh raksasa gedung dan belantara teknologi.
Meskipun demikian, aku merasa tak ada alasan untuk mengeluh.





